Rasuk

Berharap ini hanya cacian hujan
Yang memaki sendi waktu tanpa tujuan
Sesaat menghilang dari kedipan
Pulang melawan hening dalam teriakan

biar, sahutnya..
Mata senja memandangi lini bumi
Menjadikan kudapan sang binasa yang bersembunyi
Menyelubungi kubah masa yang tak bertepi
Haus bisik naas kian menghampiri

tenang, ucapnya..

Rasa hambar tak berhasrat, meringkuk
Rekahan jiwa baru kian membusuk
Ucapan dini semakin menusuk
Ambilah aku disatu waktu terburuk

Rasuk..

~ Sang Binasa
 April 27th, 2014


Illustration by : Håkan Dahlström

No comments:

Post a Comment